Waduh, kaget juga baca berita di detik.com yang mengatakan: ” Sutiyoso: Motor akan Dilarang Lewat Jalan Protokol”.
“Jakarta – Anda pengendara motor? Bersiap-siaplah bersedih. Wilayah edar Anda akan dibatasi Gubernur Sutiyoso. Jalan protokol seperti Thamrin dan Sudirman, bakal terlarang bagi Anda.
Ide ini muncul karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengaku kesulitan membatasi ruang gerak kendaraan roda dua yang jumlahnya terus melonjak saban hari………….. more“
Wah gimana ini, saya sebagai pengguna sepeda motor, menolak dengan tegas kebijakan ini. Mungkin bagi sebagian / atau semuanya ? pengendara mobil dan pejabat yg terhormat, penyebab utama kesemrawutan di jalanan Jakarta ini adalah para pengendara motor, tp menurut saya tidak sesimple itu melihatnya. Kalo sebagai salah satu penyebab, mungkin iya, tp apa lantas kemudian bisa dengan gampangnya di cari solusi dengan melarang motor masuk ke jln protokol ?? ah tidak juga ?
Menurut saya, ini hanya salah satu cerminan bagaimana keputusasaan nya pemerintah dalam meencari solusi yang pas buat menangani masalah kesemrawutan di jalan Jakarta ini. Buat pemkot/pemda, sebelum kebijakan ini benar2 akan dilakukan, coba survey dulu, berapa banyak para pekerja dikawasan jln itu yg menggunakan motor ? kalo tidak ada sama sekali, bolehlah kebijakan ini diterapkan. Kedua, benahi dulu angkutan umum nya, sediakan angkutan umum yang AMAN ! dan NYAMAN at least AMAN !! karna kalo kenyamanan itu relatif. Selama hal ini belum terwujud, mana mau masyarakan bela2in naik angkutan umum, sementara para pencopet tersebar di mana2..
Duh……..
in
7 comments so far
Leave a reply