20
Jul

Motor bakal dilarang masuk ke jalan protokol Jakarta

   Posted by: ali.ahmad  Ali -Ayah- Ahmad H    in General

Waduh, kaget juga baca berita di detik.com yang mengatakan: ” Sutiyoso: Motor akan Dilarang Lewat Jalan Protokol”.

“Jakarta – Anda pengendara motor? Bersiap-siaplah bersedih. Wilayah edar Anda akan dibatasi Gubernur Sutiyoso. Jalan protokol seperti Thamrin dan Sudirman, bakal terlarang bagi Anda.

Ide ini muncul karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengaku kesulitan membatasi ruang gerak kendaraan roda dua yang jumlahnya terus melonjak saban hari………….. more

Wah gimana ini, saya sebagai pengguna sepeda motor, menolak dengan tegas kebijakan ini. Mungkin bagi sebagian / atau semuanya ? pengendara mobil dan pejabat yg terhormat, penyebab utama kesemrawutan di jalanan Jakarta ini adalah para pengendara motor, tp menurut saya tidak sesimple itu melihatnya. Kalo sebagai salah satu penyebab, mungkin iya, tp apa lantas kemudian bisa dengan gampangnya di cari solusi dengan melarang motor masuk ke jln protokol ?? ah tidak juga ?

Menurut saya, ini hanya salah satu cerminan bagaimana keputusasaan nya pemerintah dalam meencari solusi yang pas buat menangani masalah kesemrawutan di jalan Jakarta ini. Buat pemkot/pemda, sebelum kebijakan ini benar2 akan dilakukan, coba survey dulu, berapa banyak para pekerja dikawasan jln itu yg menggunakan motor ? kalo tidak ada sama sekali, bolehlah kebijakan ini diterapkan. Kedua, benahi dulu angkutan umum nya, sediakan angkutan umum yang AMAN ! dan NYAMAN at least AMAN !! karna kalo kenyamanan itu relatif. Selama hal ini belum terwujud, mana mau masyarakan bela2in naik angkutan umum, sementara para pencopet tersebar di mana2.. :(

Duh……..

This entry was posted on Wednesday, July 20th, 2005 at 12:38 pm and is filed under General. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

7 comments so far

 1 

setuju kang ali.. kalau motor gak boleh masuk _jalur_cepat_ jalan protokol, itu emang udah sewajarnya. tapi kalau sampai jalur lambatnya pun masih dilarang, keterlaluan kayaknya.

terus, apa sih definisi jalan protokol? :D

July 21st, 2005 at 4:06 pm
 2 

Hm.. apa yah definisi yang pasti nya dari jalan protokol ? jalan yang besar dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat kota itu kali ya.. :D tp yg agak2 pasti, jln protokol di jkt itu tidak jauh dari Jalan Sudirman – Thamrin. Trus Jl. Gatot Subroto ?? jl. HR Rasuna Said **kuningan**, itu jln protokol bukan ya ??

ah pusing ah.. :D

July 21st, 2005 at 5:25 pm
 3 

Kenapa motor yg jadi sasaran kemacetan, padahal dg motor bisa mengurangi kemacetan dijalan, krn motor relatif ramping dan gak banyak makan tempat dijalan, juga dg naik motor turut menghemat BBM lho, dibanding berkendaraan dg menggunakan mobil. Kesimpulannya, dengan naik motor, kita bisa Lebih cepat, hemat waktu dan hemat BBM.

July 28th, 2005 at 3:43 pm
 4 

wuaaaaahhhh protes nih :)

untunglah di surabaya gak dibatasin gitu..cause di sby banyak yg naik motor daripada mobil.
motor is the best daripada naik mobil, bisa nyalib2, bisa jalan di gang2 kecil..hiks :) kok gitu sih sutiyoso, protes..protes yoks :)

July 29th, 2005 at 12:45 pm
 5 

Sutiyoso macem2 ajah nih skrang .. gak mikir apa kacian buat pengendara motor kudu mute2r jauh kalo gak boleh lewat SU-tham street. Mending urusin anak2 gelandangan biar bisa skolah, ya tohh …

August 4th, 2005 at 3:53 pm
 6 

jakarta kota yang harus segera dibenahi faktor lingkungannya

June 30th, 2010 at 3:29 am
YULIANTO PANAPUTRA.ST
 7 

seharusnya pemerintah berpikir jernih karena semua karyawan yang bekerja itu lebih banyak memakai motor dan saya tidak yakin akan keberhasilan program ini justru pemerintah akan menambah persoalan baru. saat ini motor itu ikut mengerakan ekonomi dijakarta khususnya apa jadinya jika ruang gerak pengendara motor itu dibatasi ini akan berdampak pada ekonomi khususnya dan akan ada rasa diskriminasi ruang gerak kepada pengendara sepeda motor dan saya rasa pemerintah harus lebih jeli dalam mengambil sebuah keputusan. trimaksh

August 27th, 2010 at 3:14 pm

Leave a reply

Name (*)
Mail (will not be published) (*)
URI
Comment